Durian merupakan buah yang memiliki aroma enak dan rasanya juga nyaman. Bila musim durian tiba di Kutai Kartanegara, hampir seluruh makanan diwarnai dengan rasa durian. Durian di daerah ini selain enak dimakan begitu saja (bila sudah masak), juga dapat diawetkan dalam bentuk dan nama sajian yang beraneka ragam. Misalnya dibuat kolak, durian dicampur singkong, atau dicampur kacang hijau, atau pisang sanggar (kalimantan). ada juga dibuat lempok durian dengan berbagai rasa, rasa pedas, asin manis, dan rasa pedas asin. Ini enak dimakan begitu saja (berupa lempok durian aja), atau dimakan sama nasi (dibuat lauk).
Loa Lepu, merupakan sebuah daerah/desa terletak tidak jauh dari Tenggarong, merupakan salah satu tempat penghasil durian unggulan, yaitu durian 'bakul'. Durian 'bakul' memiliki daging yang tebal, biji kecil, buahnya berukuran besar (berdiameter 20 - 30 cm). Rasanya manis dan aromanya sangat menyengat (aroma durian).
Pohon durian bakul, mencapai ketinggian 20-25 meter dan berdiameter 60 - 100 cm. Keberadaan pohon yang tumbuh saat ini (tahun 2010) durian bakul di desa Loa Lepu - Tenggarong seberang - Kutai Kartanegara hanya tinggal kurang lebih 100 pohon. Hal ini akibat kebakaran hutan, pada saat musim kemarau panjang tahun 1980-an.
Kini (tahun 2010) masyarakat mulai melestarikan durian 'bakul' yang merupakan durian ciri khas desa Loa Lepu - Tenggarong, yaitu dengan membibitkan biji durian bakul tersebut. Ada yang disemaikan langsung dari biji ditanam di perkarangan atau kebun, ada juga yang menyemaikan biji durian bakul di plastik polybak.
Kata seorang turis lokal membandingkan ketika musim durian tahun 2009 bulan Desember, ia mengatakan : "memang enak durian ini (durian bakul), rasanya manis, aromanya sedap dan menyengat, dagingnya tebal". Sambil mencicipi durian yang lain.
Sabtu, 23 Oktober 2010
JENIS DURIAN LOKAL DI INDONESIA
Terdapat lebih dari 55 varietas/jenis durian budidaya. Hingga 2010 terdapat 38 kultivar unggul yang telah diseleksi dan diperbanyak secara vegetatif Beberapa di antaranya:
- 'Gapu ', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
- 'Hepe', bijinya kempes dengan daging tebal
- 'Kelud', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
- 'Ligit', dari Kutai
- 'Bakul', dari desa Loa Lepu Tenggarong Seberang - Kutai
- 'Buaya', dari desa Loa Lepu Tenggarong Seberang - Kutai
- 'Mawar', dari Long Kutai
- 'Ripto', dari Trenggalek
- 'Salisun', dari Nunukan
- 'Selat', dari Jaluko, Muaro Jambi
- 'Sememang', dari Banjarnegara
- 'Tong Medaye', dari Lombok, NTB
- 'Bentara', dari Kerkap, Bengkulu Utara
- 'Bido Wonosalam', dari Jombang, Jawa Timur
- 'Perwira', dari Simapeul, Majalengka
- 'Petruk', dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah[8]
- 'Soya', dari Ambon, Maluku
- 'Sukun', bijinya kempes dengan daging tebal
- 'Sunan', dari Boyolali
- 'Kani' ("chanee", durian bangkok)
- 'Otong', (alihnama dari durian "monthong", durian bangkok, di Malaysia disebut klon D159)
TELUR ITIK, TINGGI GIZINYA
Telur itik, bebek , dan telur menthok memiliki protein lebih banyak terdapat pada bagian kuning telur, 17 persen, sedangkan bagian putihnya 11 persen. Protein telur terdiri dari ovalbumin (putih telur) dan ovavitelin (kuning telur). Protein telur mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk hidup sehat.
Hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat pada bagian kuningnya, mencapai 35 persen, sedangkan di bagian putihnya tidak ada sama sekali. Lemak pada telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida (umumnya berupa lesitin), dan kolesterol.
Fungsi trigliserida dan fosfolipida bagi tubuh adalah sebagai sumber energi, satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori energi. Lemak dalam telur berbentuk emulsi (bergabung dengan air), sehingga menjadi lebih mudah dicerna, baik oleh bayi, anak-anak, maupun golongan lanjut usia.
Teknik Memilih Telur
Ada beberapa teknik dalam memilih telur yang masih baik yaitu:
Sedangkan telur yang sudah tersimpan lama, ruang udaranya akan semakin besar akibat berkurangnya kadar air dalam telur. Putih telur akan berangsur-angsur mencair yang kemudian diikuti oleh bagian kuning sehingga bagian putih dan bagian merah akan menjadi satu. Selanjutnya telur akan mengeluarkan bau busuk dan ringan.
Cara Menentukan Kualitas Telur
1. Penentuan berdasarkan berat dan ukurannya
2. Penentuan berdasarkan kebersihannya
Cara yang Baik Memasak Telur
Tatacara Memasak Telur
Pengolahan telur dapat menggunakan panas kering, panas minyak maupun panas basah. Beberapa metode pengolahan yang sering digunakan adalah:
Dasar pemasakan telur sebenarnya sangat sederhana, yang perlu diperhatikan disini adalah menghindari penggunaan suhu terlalu tinggi dan waktu terlalu lama. Hal ini karena protein telur akan terkoagulasi dan menjadi keras.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah telur antara lain:
Tata cara Memecahkan Kulit Telur
Tempat Penyimpanan Telur yang baik
Penyimpanan telur pada dasarnya dilakukan untuk mencegah terjadinya penguapan air. Misalnya penyimpanan telur dapat dilakukan dengan jalan merendam telurdalam air kapur (ciran kalsium hidroksida) dan dalam air kaca (cairan natrium silikat). Penyimpanan telur dengan cara ini pori-pori pada kulit telur akan tertutup dan pH larutan yang tinggi akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
Selain itu penyimpanan telur juga dapat dilakukan melalui pembekuan atau pengeringan. Cara penyimpanan ini lebih mudah dan telur lebih tahan lama asalkan disimpan di tempat penyimpanan yang suhunya selalu di bawah 20 derajat celsius.
Selama proses penyimpanan, telur dapat mengalami beberapa perubahan yang dapat menurunkan mutu dan kesegarannya. Perubahan yang dapat terjadi antara lain:
Adanya beberapa perubahan yang dapat terjadi selama penyimpanan, maka beberapa hal yang dianjurkan antara lain:
Hampir semua lemak dalam sebutir telur itik terdapat pada bagian kuningnya, mencapai 35 persen, sedangkan di bagian putihnya tidak ada sama sekali. Lemak pada telur terdiri dari trigliserida (lemak netral), fosfolipida (umumnya berupa lesitin), dan kolesterol.
Fungsi trigliserida dan fosfolipida bagi tubuh adalah sebagai sumber energi, satu gram lemak menghasilkan 9 kilokalori energi. Lemak dalam telur berbentuk emulsi (bergabung dengan air), sehingga menjadi lebih mudah dicerna, baik oleh bayi, anak-anak, maupun golongan lanjut usia.
Teknik Memilih Telur
Ada beberapa teknik dalam memilih telur yang masih baik yaitu:
- Kulit telur masih baik dan tidak retak
- Jika dilihat/diteropong di sinar matahari, telur tampak jernih.
- Telur akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air
- Telur tidak berbunyi jika digoyang-goyang
- Kuning telur masih bulat dan terletak di tengah-tengah
- Telur tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Sedangkan telur yang sudah tersimpan lama, ruang udaranya akan semakin besar akibat berkurangnya kadar air dalam telur. Putih telur akan berangsur-angsur mencair yang kemudian diikuti oleh bagian kuning sehingga bagian putih dan bagian merah akan menjadi satu. Selanjutnya telur akan mengeluarkan bau busuk dan ringan.
Cara Menentukan Kualitas Telur
1. Penentuan berdasarkan berat dan ukurannya
- Golongan telur besar sekali, berat telur di atas 60 gram (ekstra large).
- Golongan telur besar, apabila berat telur rata-rata 54 gram atau 50-60 gram.
- Golongan telur medium, berat rata-rata telur 47 gram atau 40-50 gram.
- Golongan telur kecil, berat telur kurang dari 40 gram.
2. Penentuan berdasarkan kebersihannya
- Kelas mutu 1, kulit telur tidak retak atau pecah, penampakannya bersih dan tidak ada kotoran atau noda.
- Kelas mutu 2, yaitu telur yang kulitnya retak dan kenampakannya kotor.
- Kelas mutu 3, yaitu telur yang kulitnya retak, tetapi isinya belum keluar.
- Kelas muti 4, yaitu telur yang kulitnya sudah pecah dan sebagian isinya keluar.
Cara yang Baik Memasak Telur
- Albumin telur larut dalam air.
- Albumin, globulin dan ovovitellin larut dalam air garam.
- Telur beku dalam panas.
- Telur yang dimasak dalam panas rendah, cenderung mempunyai hasil yang lebih lunak.
- Panas tinggi memperkuat pembekuan protein telur.
- Memasak telur terlalu lama dalam panas rendah menghasilkan telur yang keras dan kering.
Tatacara Memasak Telur
Pengolahan telur dapat menggunakan panas kering, panas minyak maupun panas basah. Beberapa metode pengolahan yang sering digunakan adalah:
- Metode pengolahan telur utuh: minyak sedikit (shallow fat), minyak banyak (deep frying), rebus setengah matang (soft boiling) rebus matang (boiling for shelling), dipecah dan rebus dalam air yang diberi bumbu cuka dan garam (poaching) dan panggang (baking).
- Pengolahan telur utuh untuk berbagai kegunaan yaitu: sebagai dasar saus, sebagai garnish, sebagai appetizer, macam-macam olahan telur seperti: telur bumbu bali, telur bumbu rujak, kalio telur, telur mata sapi, dadar telur dan sebagainya.
- Pengolahan telur antara putih dan kuning telur dicampur menjadi satu, seperti: omellete, scramble, orak-arik dan sebagainya.
Dasar pemasakan telur sebenarnya sangat sederhana, yang perlu diperhatikan disini adalah menghindari penggunaan suhu terlalu tinggi dan waktu terlalu lama. Hal ini karena protein telur akan terkoagulasi dan menjadi keras.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah telur antara lain:
- Sebelum diolah, keluarkan telur dari kulkas dan diamkan 30 menit. Jangan langsung merebus telur langsung dari kulkas karena telur biasanya akan retak.
- Jika Anda ingin membuat adonan kue, jangan memecahkan telur langsung ke dalam adonan. Ini untuk menghindari ternyata telur sudah busuk.
- Pada pembuatan poached egg (telur rebus tanpa kulit), gunakan telur baru karena kuning telur akan berada di tengah dan putih telurnya tidak menyebar ketika di rebus.
- Tambahkan dua sendok makan susu tawar cair pada setiap dua butir telur untuk omelette atau orak-arik. Penambahan susu akan menjadikan omelette lebih lembab dan gurih.
- Jika menghendaki telur setengah matang, rebus telur 5-6 menit dihitung dari pertama telur dimasukan di dalam air mendidih.
- Telur matang lembut, yaitu bagian putih sudah mengeras dan bagian kuning berwarna kuning dan masih lembut. Diperlukan waktu memasak 8- menit dihitung dari waktu pertama telur dimasukan ke dalam air mendidih.
- Telur matang keras, bagian putih dan kuningnya sudah mengeras. Diperlukan waktu merebus 10-12 menit dihitung dari mulainya telur dimasukan ke dalam air mendidih.
Tata cara Memecahkan Kulit Telur
- Pecah setiap telur secara terpisah kedalam sebuah mangkok kecil untuk mengecek apakah telur tersebut masih segar sebelum dimasukan dalam mixer.
- Cara paling mudah ialah dengan memegang terlur tersebut dengan tanan kiri, kemudian ketuk dengan pisau, lalu memasukan ibu jari dalam pecahan tersebut.
- Pecahkan telur, terpisah sebelum digabungkan dengan adonan / campuran lain.
- Jika putih dan kuning telur ingin dipisahkan, balikan kunng telur secara hati-hati dari kulit telur yang tinggal setengah, bergantian dari tangan kiri ke tangan kanan sampai putih telur jatuh semua ke dalam mangkok.
Tempat Penyimpanan Telur yang baik
Penyimpanan telur pada dasarnya dilakukan untuk mencegah terjadinya penguapan air. Misalnya penyimpanan telur dapat dilakukan dengan jalan merendam telurdalam air kapur (ciran kalsium hidroksida) dan dalam air kaca (cairan natrium silikat). Penyimpanan telur dengan cara ini pori-pori pada kulit telur akan tertutup dan pH larutan yang tinggi akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
Selain itu penyimpanan telur juga dapat dilakukan melalui pembekuan atau pengeringan. Cara penyimpanan ini lebih mudah dan telur lebih tahan lama asalkan disimpan di tempat penyimpanan yang suhunya selalu di bawah 20 derajat celsius.
Selama proses penyimpanan, telur dapat mengalami beberapa perubahan yang dapat menurunkan mutu dan kesegarannya. Perubahan yang dapat terjadi antara lain:
- Penurunan berat telur, yang disebabkan oleh penguapan air dan sebagian kecil oleh keluarnya CO2, NH3, N2 dan kadang-kadang H2S.
- Bertambahnya diameter kantung udara. Kantung udara terbentuk diantara membran kulit luar dan membran kulit dalam. Dengan demikian selama proses penyimpanan volume ruang udara akan meningkat.
- Pergeseran; Pada telur segar posisi kuning telur ditengah, makin lama penyimpanan posisi kuning telur akan bergeser ke pinggir, bahkan semakin lama telur disimpan kuning telur akan pecah yang disebabkan pecahnya membran vitelin karena penurunan elastisitasnya dan penurunan kekentalan putih telur.
- Penurunan grafik telur; Telur apabila disimpan terlalu lama akan melayang dalam air, hal ini disebabkan karena meningkatnya ukuran kantung udara.
- Perubahan bau, aroma dan rasa. Peningkatan jumlah putih telur, karena pergeseran air dari albumin ke kuning telur.
Adanya beberapa perubahan yang dapat terjadi selama penyimpanan, maka beberapa hal yang dianjurkan antara lain:
- Menyimpan telur sebaiknya di dalam almari pendingin. Daya simpan telur di suhu ruang adalah 8 hari sedangkan di dalam kulkas bisa bertahan hingga 3 minggu. Setelah ini, kualitas telur akan menurun.
- Walaupun isi telur tersimpan di dalam cangkang, pori-pori kulit telur tetap bisa menyerap aroma dari luar. Karenanya, simpan telur tidak berdekatan dengan bahan pangan berbau tajam, seperti ikan, durian dan terasi.
- Simpan telur di dalam rak dan balik setiap 2 hari sekali. Ini untuk menjaga kualitas telur tetap baik dan kuning telur tetap di tengah.
- Posisi kuning telur yang baik, maka telur tahan lama dan bila ditetaskan akan menjadi anak ayam (menetas).
TELUR MAKANAN PADAT GIZI
Telur merupakan panganan yang padat gizi, karenanya telur merupakan sumber protein hewani, sumber asam lemak tidak jenuh, sumber vitamin dan mineral. Telur sangat baik untuk anak-anak dan orang dewasa, penderita diabetes (kencing manis) dan wanita yang ingin sehat dan langsing.
Macam-macam jenis telur antara lain :
- Telur ayam kampung
- Telur ayam ras.
- Telur burung puyuh.
- Telur itik/bebek.
- Mentok
- Kulit telur sangat mudah pecah, retak dan tidak dapat menahan tekanan mekanisme yang besar, sehingga telur tidak dapat diperlakukan secara kasar pada suatu wadah.
- Telur tidak mempunyai bentuk ukuran yang sama besar sehingga bentuk ellipsnya memberikan masalah untuk penanganan secara mekanisme dalam suatu sistem yang kontinyu.
- Udara kelembaban relatif dan suhu dapat mempengaruhi mutu terutama kuning telur dan putih telurnya dan menyebabkan perubahan-perubahan secara teknis dan bakteriologis.
- Mutu isi bagaimanapun baiknya tetapi penampakan luar berpengaruh dalam penjualan telur terutama mempengaruhi harganya.
Tubuh kita sebenarnya butuh kolesterol cukup besar yaitu 1.000 s/d 1.500 gram sehari. Memakan telur dua butir sehari baru didapat 400 gram kolesterol, lebih dari itu kolesterol dalam telur berguna untuk membentuk garam-garam empedu yang diperlukan bagi pencernaan lemak yang berasal yang berasal dari panganan dan diperlukan sebagai komponen pembentukan hormon seksual (terutama kaum pria).
PETANI PERLU BELAJAR TERUS
Perkembangan jaman tidak sebanding dengan kemampuan yang telah dimiliki seseorang. Bila ingin bertahan dan tetap meraih keuntungan, maka harus mengikuti dan mengamati suasana lingkungan sekitar. Begitupun seorang petani, harus terus menerus mengikuti perkembangan jaman. Mulai dari memilih lahan memilih bibit, cara merawat tanaman, memetik hasil panen, sampai harga dipasaran.
Lahan yang awalnya (baru dibersihkan dari pepohonan liar/hutan) tinggal digali dan ditanami, tetapi itu hanya dapat berjalan hanya dua atau tiga kali saja. Untuk mendapatkan hasil panen yang baik, setelah itu giliran menanam berikutnya maka petani tersebut sudah harus mengolah lahannya dengan pemberian pupuk dan perawatan yang lebih rumit.
Hasil panen melimpah dan memperoleh uang yang banyak merupakan idaman setiap petani. untuk memperoleh itu semua diperlukan 'pengetahuan' dari hasil belajar dengan membaca situasi dan mau belajar dengan orang lain atau membaca buku-buku tentang pertanian. Buku-buku tentang tanaman sekarang ini sangat banyak sekali, mulai di toko-toko buku ternama seperti Gramedia dan sebagainya, sampai penjual buku kaki lima dan di pasar malam (pasar pekan yang berpindah-pindah tempat - di Kalimantan).
Belajar dan kreatifitas seorang petanipun dewasa ini senantiasa dituntut agar hasil panennya terus bertambah banyak.
Lahan yang awalnya (baru dibersihkan dari pepohonan liar/hutan) tinggal digali dan ditanami, tetapi itu hanya dapat berjalan hanya dua atau tiga kali saja. Untuk mendapatkan hasil panen yang baik, setelah itu giliran menanam berikutnya maka petani tersebut sudah harus mengolah lahannya dengan pemberian pupuk dan perawatan yang lebih rumit.
Hasil panen melimpah dan memperoleh uang yang banyak merupakan idaman setiap petani. untuk memperoleh itu semua diperlukan 'pengetahuan' dari hasil belajar dengan membaca situasi dan mau belajar dengan orang lain atau membaca buku-buku tentang pertanian. Buku-buku tentang tanaman sekarang ini sangat banyak sekali, mulai di toko-toko buku ternama seperti Gramedia dan sebagainya, sampai penjual buku kaki lima dan di pasar malam (pasar pekan yang berpindah-pindah tempat - di Kalimantan).
Belajar dan kreatifitas seorang petanipun dewasa ini senantiasa dituntut agar hasil panennya terus bertambah banyak.
Jumat, 22 Oktober 2010
10 Negara Paling Ramah Lingkungan
10 Negara di Dunia Paling Ramah Lingkungan
1.Jerman
Selain Jerman terkenal dengan cuaca mendungnya, Jerman memiliki lebih dari setengah pembangkitan listrik tenaga surya di dunia dan telah menginvestasikan lebih dari $ 14 milyar (140triliun rupiah) pada tahun 2008 dalam hal "Green Technology". Bahkan, salah satu kotanya-Vauban–hampir tidak ada mobil sama sekali.
Selain Jerman terkenal dengan cuaca mendungnya, Jerman memiliki lebih dari setengah pembangkitan listrik tenaga surya di dunia dan telah menginvestasikan lebih dari $ 14 milyar (140triliun rupiah) pada tahun 2008 dalam hal "Green Technology". Bahkan, salah satu kotanya-Vauban–hampir tidak ada mobil sama sekali.
2.Norwegia
Mempunyai produksi panel surya terbesar di dunia dan membangun penjara ramah lingkungan pertama di dunia bernama "Bastøy Prison". Mereka juga berencana untuk membuat gas karbon menjadi netral pada tahun 2030, bukan pada tahun 2050 seperti yang diramalkan
3.Tuvalu
Negara kepulauan kecil dengan 12.000 penduduk ini telah berjanji berencana untuk memakai bahan bakar dengan sumber yang terbarukan untuk kegiatan ekonominya pada tahun 2020. Namun, Negara kepulauan ini sudah tenggelam karena meningkatnya tinggi air laut yang disebabkan oleh pemanasan global, Tuvalu berharap untuk menggantikan semua bahan bakar fosil oleh tenaga surya dan tenaga angin.
4.Swiss
Swiss tampaknya telah menduduki setidaknya dua daftar negara ramah lingkungan dalam universitas-universitas Amerika Serikat yang mengalahkan 146 negara lainnya untuk pesona hijau. Swiss juga mengenakan biaya untuk air dan layanan pengelolaan sampah serta memiliki pajak lingkungan yang parah. Hal ini membuat Swiss memimpin beberapa tingkat polusi udara dan polusi air terendah di dunia.
5.Swedia
Dunia mengatakan bahwa akan direncanakan untuk tidak memakai bahan bakar fosil sama sekali pada tahun 2010. Swedia sudah memulai memakai tenaga nuklir atau tenaga air dan mereka menggunakan etanol dan kotoran hewan untuk menghidupkan mobil. Rupanya, mereka juga mencoba untuk mengembangkan "wave power" atau tenaga gelombang yang dapat menghasilkan energi listrik empat kali lebih banyak dari tenaga surya hasilkan pada waktu yang sama.
6.Finlandia.
Hutan di Finlandia tumbuh lebih cepat dibandingkan penghancurannya. Plus negeri ini memiliki kualitas udara yang sangat tinggi dan rendahnya tingkat polusi air. Finlandia juga berada antara eksportir terbesar di dunia mengenai teknologi tenaga angin.
7.Denmark
Negara ini memiliki taman angin lepas pantai pertama yang menghasilkan di dunia. Denmark juga menjadi independen terhadap impor bahan bakar fosil pada tahun 1973. Hari ini, Denmark memiliki rasio terbesar di dunia mengenai tenaga angin pada campuran energi.
8.Perancis
Tujuh puluh delapan persen dari energi Perancis menggunakan tenaga nuklir untuk mengurangi emisi nitrogen oxida dan emisi berbahaya lainnya sebesar 70 persen. Pemerintah Perancis juga berambisius mengurangi 54 juta ton C02 pada tahun 2010.
9.Australia.
Sebuah kota di Australia telah melarang air dengan kemasan botol dan pemerintah federal memberikan dana $ 300 juta (3triliun Rupiah) untuk membiayai inisiatif-inisiatif energi bersih.
10.Costarica
80 persen negara ini mendapatkan suplai energi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga air. Selain itu, lima persen dari keanekaragaman hayati dunia terdapat di negeri yang satu ini dan seperempat wilayah negaranya dikhususkan untuk taman pelestarian.
Bikin Penetasan Telur
Penetasan dan menetaskan telur ayam, bebek atau burung puyuh menjadi popular di tingkat peternak kecil dan menengah dan bahkan di tingkat rumah tangga untuk dijadikan jenis petelur atau pedaging atau untuk menghasilkan unggas unggas yang cantik cantik untuk dipelihara sebagai binatang piaraan.
Akan tetapi, para peternak sampai saat ini masih menggantungkan untuk mendapatkan DOC yang ber-kualitas dari hasil persilangan telur telur galur unggul dan murni dari breeder (perusahaan penetasan telur) besar.
Secara teknis, dasar penetasan telur dan mendapatkan telur dari persilangan galur murni adalah tetap sama, baik untuk breeder besar dengan mesin modern yang full-otomatic ataupun dengan menggunakan mesin sederhana di tingkat hobbiest yang diletakkan di dapur rumah sekalipun. Yang membedakan tinggal hanyalah kualitas DOC yang dihasilkan dan pemenuhan kebutuhan DOC yang diperlukan.
Selanjutnya melalui tulisan ini, kami ingin memperkenalkan kepada para “penetas telur” pemula tentang tata cara menetaskan telur menggunakan incubator dan mengoperasikan peralatan tersebut dengan benar untuk menetaskan ayam (atau jenis unggas lainnya). Yang membedakan dalam penetasan jenis jenis unggas adalah lama waktu penetasan dan prosedurnya.
Pemilihan Bibit Yang Baik.
Pemilihan Bibit Yang Baik.
Untuk mendapatkan telur telur yang bagus untuk di tetaskan harus di yakini bahwa telut telur tersebut berasal dari induk induk ayam yang memenuhi syarat sebagai induk yang baik seperti:
- Telah di Vaksinasi secara lengkap
- Sehat
- Mempunyai postur dan bentuk badan yang baik
- Berasal dari galur murni
Pemilihan induk untuk menghasilkan telur tetas tersebut juga harus dijaga kualitas pakan dan pemberian vitamin yang cukup dan mereka disatukan dengan pejantan unggul yang telah diseleksi dengan ketat dan hanya yang berpostus baik serta jumlah yang sesuai dengan perbandingan induk betina yang ada, sangat disarankan agar mendapatkan telur telur fertile (dibuahi sempurna) dengan rasio yang tinggi.
Hal ini penting agar tidak menjadi sia sia bahwa setelah beberapa saat (katakan 5 hari) setelah dimasukkan ke dalam incubator ternyata banyak yang kosong (tidak dibuahi), maka hal ini akan menjadi kerugian dan buang waktu percuma.
Besar telur dan jumlah telur hasil persilangan / perkawinan tersebut haruslah mempunyai bentuk dan ukuran serta jumlah yang hampir sama agar didapatkan DOC (anak ayam) yang berukuran sama, sehat dan kuat.
Disamping itu, juga disarankan untuk memisahkan atau “membuang” anak ayam yang cacat, kecil atau kelihatan lemah dari sejak awal mereka menetas agar tetap dapat dipertahankan kualitas anak anak ayam yang dipelihara.
Pemilihan ini memeng memerlukan sedikit ketrampilan dan latihan untuk menentukan dan men seleksi anak ayam yang memenuhi criteria yang diharapkan. Sehingga di kemudian hari, bila mereka akan dijadikan induk, mereka dapat dikatakan bagus dan telah lewat seleksi sejak dini.
Seorang peternak yang cakap haruslah tidak memiliki ayam dengan kriteria berikut:
- Paruh yang bengkok
- Sayap yang terlipat, miring, turun
- Kebutaan pada salah satu matanya
- Kaki yang bengkok atau kecil dan jari jari kaki yang melengkung
- Atau cacat lainnya yang menyebabkan kesulitan dalam makan, minum atau kawin
Sedangkan syarat yang harus dipenuhi adalah :
- Ayam jantan harus agresif
- Tegap dan ber perawakan tinggi
- Suara yang nyaring, kaki dan jari jari yang lurus sempurna
- Sedangkan untuk betinanya harus bertelur banyak, bentuk telurnya bagus dan sehat
Selanjutnya untuk di kawinkan maka ada 4 cara yang bisa dipakai yaitu (1) kawin masal (2) kawin dalam kandang kandang kawin (3) kawin yang di pacokkan dan (4) inseminasi buatan.
GloryFarm dalam mendapatkan telur tetas yang unggul menggunakan 2 cara pertama yaitu kawin masal dan kawin dalam kandang kandang kawin. Hal ini dilakukan karena lebih mudah dalam pengaturannya dan lebih sedikit campur tangan manusia dan lebih alami. Cara lain seperti inseminasi buatan memerlukan keahlian dan pengetahuan yang lebih untuk melakukannya.
(1) Kawin Masal berarti mengawinkan beberapa ayam betina dengan beberapa jantan dalam satu kandang yang cukup luas. Cara ini efektif dipergunakan untuk mendapatkan telur tetas dengan tingkat fertilitas yang tinggi. Sebagai perbandingan, 1 ayam pejantan untuk 6 betina sehingga bila dalam 1 kandang ditempatkan 4 ayam jantan maka betinanya dapat diberikan sebanyak 24 ekor.
Dalam beberapa buku, memang dikatakan ayam arab adalah dari jenis yang jago kawin sehingga disebutkan 1 ekor jantan sanggup mengawini 8 – 10 ekor betina. Dalam hal ini, kami tetap memakai perbandingan yang “aman” dengan tingkat fertilitas tinggi sehingga diberikan hanya 6 ekor betina untuk 1 ekor ayam jantan dengan hasil baik.
(2) Kawin dalam kandang kawinan berarti memberikan hanya 1 ekor ayam jantan dan beberapa ekor betina untuk setiap kandangnya. Biasanya 1 ekor jantan dan 5 ekor betina. Hal ini dimaksudkan agar lebih mudah mengawasi tingkat fertilitas atau kemampuan kawin seekor pejantan. Tujuan lainnya adalah untuk mendapatkan suatu persilangan yang direncanakan untuk kepentingan pengembangan atau seleksi khusus.
(3) Kawin yang dipacokkan berarti ayam jantan diletakkan dalam satu kandang khusus, selanjutnya betina yang akan di kawinkan dimasukkan dalam kandang pejantan. Bila pejantan telah mengawini maka sang betina dikeluarkan kembali. Hal ini juga kami lakukan terhadap ayam Bangkok sebab bila dipakai cara ke (2) diatas maka telur yang dihasilkan selalu di makan kembali oleh ayam-ayam tersebut. Sehingga, bila betina Bangkok telah dikawin oleh pejantannya, maka betina tersebut dikembalikan ke kandang batere agar bila bertelur akan aman dari dimakan kembali oleh mereka.
(4) Inseminasi Buatan adalah cara yang biasa dipakai untuk mengawinkan ayam ayam dengan beda umur yang cukup jauh, atau untuk mendapatkan persilangan tertentu karena dalam keadaan normal mereka tidak saling / susah untuk kawin seperti misalkan mengawinkan ayam kate dengan ayam Bangkok. Metode ini tidak atau jarang digunakan karena tidak praktis dan memerlukan peralatan dan keahlian serta pengetahuan khusus.
Di dalam mendapatkan telor tetas, seorang peternak ayam harus juga melengkapi kandang kandang nya dengan sangkar untuk bertelur atau setidaknya bila menggunakan kandang postal maka kandang tersebut harus selalu menggunakan sekam yang cukup ketebalannya dan kebersihannya. Hal ini dimaksudkan agar telur tetas yang dihasilkan akan terjaga kebersihannya dari tanah, kotoran ayam atau malah bibit penyakit menular lainnya. Hal ini kembali kami tekankan untuk selalu menjaga sanitasi kandang yang baik, program vaksinasi dan penyemprotan dengan bahan pembasmi kuman dan bibit penyakit untuk menekan tingkat penyakit yang mungkin ada dan terbawa di kulit telur tetas.
Pemberian vitamin dalam air minum yang bersih dan diganti setidaknya 2 kali sehari, makanan dengan komposisi yang seimbang dalam nutrisi dan jumlahnya juga membantu dalam mendapatkan telur tetas yang ber kualitas.
Dalam mengumpulkan telur tetas biasanya peternak mengambilnya sekali setiap hari. Tetapi dalam kasus telur telur tersebut akan ditetaskan untuk menghasilkan anak ayam yang ber kualitas, maka pengambilan telur dapat dilakukan lebih sering. Memang disarankan untuk mengambilnya antara 4 sampai 5 kali sehari. Tapi kami melakukan mengumpulan telur sebanyak 3 kali dalam sehari dan ini kami rasa cukup. Mengingat bila terlalu sering masuk keluar kandang juga dapat menyebabkan ayam ayam tersebut menjadi terganggu / stress.
Pengambilan telur juga dimaksudkan agar telur telur yang didapat lebih bersih dari kotoran ayam dan juga tentunya bibit penyakit yang ada di kandang. Telur telur yang agak kotor sebaiknya di bersihkan dengan lap / kain halus sebisa mungkin tetapi tidak menggunakan air. Bila menggunakan air sekalipun maka disarankan untuk menggunakan sedikit air hangat bersih dan tidak dengan menekan kulit telur. Tetapi hal ini tetap dikawatirkan akan merusak selaput pertahanan alami kulit telur dari bibit penyakit. Karena kuman, bakteri, virus atau bibit penyakit yang mempunyai ukuran sangat kecil itu dapat menembus lapisan berpori pada dinding kulit telur.
Juga tidak disarankan untuk mencampur telur yang kotor tadi dengan telur telur yang bersih agar tidak ada perpindahan bibit penyakit. Terutama bila akan dimasukkan dalam incubator yang sama. Karena kekawatiran yang sama seperti diatas.
Tetaskan telur telur dengan ukuran yang seukuran. Telur telur yang mempunyai ukuran raksasa atau lebih besar dari lainnya atau malah terlalu kecil sebaiknya tidak ikut ditetaskan. Juga tidak di sarankan untuk menetaskan telur telur yang cacat atau abnormal seperti, telur yang mempunyai permukaan kasar sekali, tipis kulitnya, aneh bentuknya atau bentuk bentuk abnormal lainnya. Biasanya telur telur seperti ini tidak akan menetas pada akhirnya atau kalaupun menetas biasanya anak ayam yang ada akan lemah.
Singkirkan juga telur telur yang retak karena kalaupun telur tersebut fertile maka dalam perkembangan nya telur tersebut dapat “meledak” atau bocor dan mengotori telur telur lainnya. Juga karena retakan yang ada maka penguapan yang terjadi tidak berjalan semestinya dan pada akhirnya juga embrio yang ada di dalamnya akan mati. Demikian juga dengan telur telur yang ada udara di dalamnya haruslah juga tidak ikut di tetaskan dalam mesin incubator.
Sanitasi atau pembersihan terhadap telur dan peralatan penetasan dapat menggunakan sistim fumigasi. Fumigasi dengan tingkat yang rendah tidak akan membunuh bakteri dan bibit penyakit tetapi fumigasi yang terlalu tinggi dapat mebunuh embrio didalam telur. Maka amatlah di haruskan untuk memakai ukuran yang tepat terhadap bahan kimia yang akan digunakan dalam melakukan fumigasi.
Dalam melakukan fumigasi, sebuah ruangan yang cukup atau lemari yang besar diperlukan untuk menampung semua telur telur yang akan di tetaskan dan ruangan atau tempat tersebut juga dilengkapi dengan kipas angin untuk sirkulasi udara didalamnya.
Langganan:
Postingan (Atom)